NIKMATNYA MAKANAN KHAS KAMBOJA ( NO PORK, NO LARD )

Pada bulan Juli kemaren, saya jalan jalan ke Kamboja selama satu minggu. Namun yang ingin saya tulis kali ini adalah tentang kulinernya, bukan tentang tempat wisatanya. Lho kenapa??

Jadi ceritanya, pada saat saya mau travel ke Kamboja,  banyak teman saya yang bilang bahwa mencari makan disana susah… pusiingg katanya 😀

Bahkan ada teman yang menyarankan agar saya wajib membawa obat diare dan sejenisnya, karena mereka bilang, selain susah cari makan disana, makanannyapun juga kurang bersih sehingga banyak teman mereka yang sakit setelahnya… waduuhhh!

Karena banyak yang bilang seperti itu…, saya jadi sangat concern tentang harus makan apa disana. Saya juga takut makanan disana banyak yang tidak halal.

Padahal di satu sisi saya sangat ingiinnn sekali mencoba makanan-makanan khas Kamboja…

Jadi pertama yang ada dalam pikirian saya adalah menghindari street food sewaktu di Kamboja. Kemudian saya juga cari tahu tentang jenis makanan Kamboja yang bebas Pork and Lard.

Nah, di bawah ini saya tulis beberapa jenis makanan khas Kamboja yang saya makan di restoran-restoran Kamboja. Dijamin tidak mengandung Pork and Lard, and Insya Allah halal  deh😊

Mudah-mudahan setelah baca artikel ini, untuk temans yang akan jalan jalan ke Kamboja nggak bingung-bingung lagi…, karena sudah tahu referensinya dunk…

Kalau begitu, silakan simak terus artikel ini ya… !

Makanan Kamboja Yang Populer

Fish Amok

Fish Amok merupakan masakan khas Kamboja yang paling populer. Ini adalah hidangan pertama yang saya coba pada saat makan siang di Kamboja berdasarkan referensi dari tour guide saya.

Jadi Fish Amok ini terbuat dari kuah kari yang kaya rasa, yang merupakan keseimbangan sempurna dari bumbu dasar kamboja yang disebut Kroeung ditambah bahan lainnya seperti jeruk purut, bawang merah, jahe, serta santan.   –Kroeung  itu sendiri merupakan campuran dari serai, kayumanis, lengkuas, dan kunyit yang dihaluskan–

Kemudian kuah kari tersebut dipadukan dengan potongan lembut fillet ikan kakap putih.

Hidangan ini dimasak dengan mengukusnya dalam daun pisang yang dibentuk seperti mangkuk dan penyajiannya juga di dalam daun pisang tersebut.

Jika dimasak dengan benar, setiap gigitan nya benar-benar terasa meleleh di mulut… mmmh yummy.

Karena saya pengemar berat ikan, saya benar-benar menyukai masakan ini.

So, You must try it if you travel to Cambodia!

 

Nom Banh Chok / Khmer Noodle

Nah, masakan Khmer / Kamboja yang popular lainnya yaitu Nom Banh Chok atau sering disebut Khmer Noodle.

Nom Banh Chok adalah masakan yang sering dihidangkan untuk sarapan pagi sehingga merupakan street food yang banyak di jual di pagi hari.

Jadi Nom Banh Chok adalah Mie beras halus, yang di beri kuah hijau ditambah sayuran mentah, seperti tauge segar, bunga pisang, mentimun, dan beberapa jenis sayuran lainnya.

Kuah hijau itu sendiri terbuat dari Kroeung, serai dan daging ikan yang dihaluskan.

Saya mencoba Khmer Noodle ini pada saat sarapan pagi di hotel. Meskipun awalnya agak aneh, tetapi ternyata hidangan ini cukup enak juga bagi saya.

Menurut saya, hidangan ini adalah perpaduan sempurna dari rasa segar sayuran dengan kuah kari berbasis ikan yang kaya rasa.

Nom Banh Chok dengan kuah merah (yang terbuat dari kari santan) sebenarnya juga ada lho… cuma Nom Banh Chok dengan kuah merah biasanya dihidangkan pada saat acara-acara seremonial tertentu, seperti pesta pernikahan, dll.

Ini juga merupakan makanan Kamboja yang wajib dicoba saat temans travel ke kesana ya…

 

Lap Khmer – Khmer Beef Salad

Kuliner lainnya yang saya coba pada saat di Kamboja, yaitu Lap Khmer. Nah, Lap Khmer ini adalah salad tradisionalnya Kamboja. Lebih tepatnya disebut Salad Daging Sapi.

Disebut salad daging sapi dikarenakan Lap Khmer ini terdiri dari irisan tipis daging sapi yang dipanggang (atau mentah) yang disajikan dengan sayuran segar mentah khas Kamboja dan rempah-rempah segar.

Jadi Salad ini terdiri dari irisan tipis daging sapi yang direndam dengan jeruk nipis, dicampur bawang merah, bawang putih, serai, saus ikan, daun basil, daun mint, kecambah, dan rempah-rempah lainnya, dan tidak lupa ditaburi dengan cabai segar.

Menurut saya Lap Khmer rasanya cukup segar. Sayuran mentah dan bumbu rempah segarnya sangat seimbang tanpa menutupi rasa daging itu sendiri.

Tour guide saya bilang bahwa makanan ini sangat popular di kalangan wisatawan, oleh karena itu saya tidak mau ketinggalan mencobanya.

Jika temans ingin mencoba masakan ini, sebaiknya pastikan terlebih dahulu bahwa daging sapi tersebut telah matang (dipanggang) ya, jangan daging yang masih mentah.

 

Khmer Red Curry

Khmer Red Curry adalah masakan berbahan dasar santan kelapa. Persis seperti namanya, masakan ini benar- benar berwarna merah. Namun untungnya bagi saya adalah, walaupun warnanya benar-benar terlihat merah, tetapi rasanya tidak pedas, jadi mudah bagi saya untuk menikmatinya 😉

Khmer red Curry isinya terdiri dari daging sapi (ayam atau ikan), plus terong, buncis, kentang, ubi jalar yang dipotong dadu, kemudian dimasak dengan santan segar, saus ikan, sereh dan bumbu special Kamboja (Kroeung).

Khmer red Curry selain disajikan dengan nasi, juga sering disajikan dengan Baguette (roti asal Perancis).

Karena saya bukan penggemar pedas, jadi menurut saya masakan ini cukup lezat.  Walaupun masakan ini berbasis santan, namun rasanya cukup ringan, agak manis, serta tidak begitu pedas.

Jadi cocoklah di lidah saya 😊

 

Beef Lok Lak (Tumis Daging Sapi)

Beef Lok Lak ini merupakan tumis daging sapi nya Kamboja. Hampir semua restoran di Kamboja menyediakan menu ini. Bahkan banyak juga pedagang jalanan yang menjual Lok Lak ini lho.

Jadi Lok Lak adalah irisan kecil daging sapi yang direndam kurang lebih satu jam, dengan dicampur kecap manis, saus tiram, saus ikan, saus tomat atau perasan lemon, plus bawang putih dan lada untuk menghasilkan rasa yang lezat.

Lok Lak ini biasanya disajikan di atas lembaran daun selada, ditambah tomat dan irisan mentimun, serta dihidangkan dengan nasi plus telur goreng / mata sapi.

Saya memakan Lok Lak di salah satu restoran di Siem Rep, dan rasanya cukup lezat, karena selain dagingnya empuk, bumbunya juga berasa.

Jika temans ingin mencobanya, pastikan dulu bahwa Lok Lak nya yang terbuat dari daging sapi (atau daging ayam) ya…, karena ada juga Lok Lak yang bahan dasarnya dari daging babi.

 

Num Plae Ai

Nah, Num Plae Ai adalah dessert nya Kamboja yang saya cicipi sewaktu disana.  Jadi Num Plae Ai ini adalah “Kue Klepon” nya Kamboja 😊

Kenapa saya bilang klepon nya Kamboja? Ya… karena Num Plae Ai ini terbuat dari tepung beras ketan yang dibentuk bola-bola kecil, di isi gula merah dan ditabur parutan kelapa segar. Persis sama ‘kan dengan Klepon 😀

Cuma kalau Klepon rata-rata berwarna hijau, sedangkan kalau Num Plae Ai, ada yang warnanya putih saja atau dibuat berwarna-warni sehinga terlihat lebih menarik.

Karena saya suka dengan Klepon, otomatis saya juga menyukai makanan ini. Rasanya manis, kenyal dengan parutan kelapanya yang renyah.

Oh ya, dari yang pernah saya baca di Internet, konon menurut Urban Legend nya Khmer, nama lain Num Plae Ai yaitu Nom Somlap Pdey yang artinya “Kue Pembunuh Suami”.

Karena dulu  –katanya–  ada seorang istri membuat kue Num Plae Ai untuk membunuh suaminya yang selingkuh, nah karena tekstur kue ini lengket, maka suaminya tersedak dan akhirnya meninggal…iihh serem ya.

Eitss tapi itu cuma dongeng dari mulut ke mulut lho…., akan tetapi aslinya kue ini enak kok dan aman-aman saja…hehe

 

Nah..itulah kuliner Kamboja, yang saya cicipi sewaktu saya travel disana. Pokoknya dijamin halal deh… (No Pork No Lard) 😊.

Untuk temans yang mau jalan jalan ke Kamboja, gak usah ragu lagi sekarang… cuss langsung aja pesan tiket…, karena udah tidak perlu bingung lagi kan, pada mau makan apa disana…hehe 😉😉

Comments
  1. Aku bookmark dulu ah, sebelum ke kamboja

    • sarah_auliya

      Hi Mba Ninin
      Salam kenal.. thk dah mampir di blog aku ya
      Sip sip..simpan dulu, biar disana tidak kacau harus makan apa.. 😉

  2. uuuuuggghh..paling ngiler sama fish amoknya. kayaknya sedep bener..

    • sarah_auliya

      Hi Desni
      Thk ya dah mampir di blog aku..
      Waduuh fish Amok jgn ditanya d.. enak benerr, apalagi waktu itu karena aku lagi laper kali yakk.. haha 😀

  3. toppingnya Khmer Noodle rame bener ya… hihihi

    • sarah_auliya

      Hahah … iya udah kayak hutan … 😛

  4. Fish Amok menggoda sekali untuk di coba <3

    • sarah_auliya

      Hi Demia.. salam kenal. thk sudah mampir 🙂
      Iya.. ini emangg makanan yang wajib dicoba banget klo kesana.., klo doyan ikan pasti suka deh…hehe:D

  5. Aduh itu makanan pada menggoda, jadi langsung pengin terbang ke kamboja.. pas waktu makan siang nih.. hehe

    • sarah_auliya

      Hahah… cus langsung terbang aja.., makan siang disana 😀
      Salam kenal mba Helmi… 🙂

  6. Pas baca judulnya, udah nebak bakal ada amok fish. Ini favorit aku waktu ke Siem Reap. Tapi karena cuma semalam dan low budget, cuma sempat nyicipin itu sebagai makanan beratnya.

    • sarah_auliya

      Hi Inda.. thk sudah mampirr..
      Iya ya… Fish amok enak bingittt.., pingin cari restoran kamboja yang di jakarta neh.., siapa tau ada menu fish amoknya yang senak disana…hehe

  7. Wkwkwkwk… Kue pembunuh suami. Sampai segitunya ya. Tapi warnanya lebih menarik dari klepon sini. Kayaknya enak yaaa…

    • sarah_auliya

      Hi Lelly… makasih sudah mampir ke blog aku…
      Haha iya ada ada aja, bisa dibilang kue pembunuh suami 😀
      Iya karena warnanya di bikin warna warni … ga cuma hijau doank, jadi lebih menarik ya.. 🙂
      Tapi ada juga sih.. yang jual warnanya putih doank..

ADD YOUR COMMENT

Pin It on Pinterest

Share This