MENJELAJAH IKON KOTA BURSA – TURKEY

Seperti yang saya ceritakan di artikel sebelumnya, pada saat saya jalan-jalan ke Turkey, selain mengunjungi Kota Istanbul, saya juga mengunjungi Kota Bursa di Turkey lho…

Nah dari Istanbul ke kota  Bursa tersebut kita harus menaiki feri, sama seperti halnya dari Jakarta ke Lampung.

Kalau tidak salah, harga  tiket feri  ke Bursa dari Istanbul jika dirupiahkan sekitar kurang lebih Rp. 100.000 an (kalo gak salah yaaa…., soalnya saya sudah lupa juga 😛 ).  Dan jarak Bursa dari Istanbul  dapat ditempuh dalam beberapa jam dari selatan Istanbul.

Saat saya mengunjungi Bursa Turkey, ternyata saya baru mengetahui bahwa Kota Bursa  merupakan kota yang diakui sebagai Situs warisan Dunia oleh UNESCO beberapa tahun lalu.  Hal itu bisa dibaca  didalam websitenya UNESCO.

Seperti halnya Kota Istanbul, ada spot-spot yang wajib dikunjungi saat temans ke Kota  Bursa.  Ada ikon-ikon bersejarah yang bisa kita temui disana.

Sebagai pengagum sejarah, tentu saja hal ini membuat saya penasaran, cerita apa yang akan disampaikan oleh tour guide saya.

Yup.. jika bertravel ke suatu tempat saya lebih enjoy mendengarkan tour guide dengan seksama sehingga saya mendapat pengetahuan baru, atau jika tidak memakai tour guide, saya lebih enjoy menikmati suasana tempat baru tersebut, dibandingkan dengan berfoto ria.

Bagi saya foto-foto hanya urusan ke dua 😀    Makanya saya tidak ada foto di depan Masjid Biru dan Topkapi sewaktu di Istanbul 🙂

Nah jadi apa saja sih ikon-ikon yang wajib di kunjungi di Kota Bursa tersebut?  Penasaran kan? Yuk  simak terus artikel ini sampai habis ya..

 

Tempat yang wajib di kunjungi di Bursa Turkey

Ulu Cami (Grand Mosque)

Inside Ulu Cami

Daya tarik utama dari kota Bursa Turkey yaitu Masjid Agung Bursa atau dalam bahasa Turkey nya disebut Ulu Cami (Grand Mousque). Masjid Agung ini merupakan Masjid terbesar di Bursa. Ulu Cami (Grand Mousque) tersebut mempunyai  20 kubah, dua menara, dan sebuah air mancur besar di tengahnya.

Masjid monumental ini dibangun antara tahun 1396 – 1399 dan terkenal dengan kaligrafi Islaminya yang indah.

Masuk ke dalam Masjid ini, sulit rasanya bagi saya percaya bahwa usia Masjid ini sudah 600 tahun lebih.

Menurut saya pribadi, salah satu aspek yang paling menarik dari Masjid ini adalah bahwa Masjid ini dirancang sedemikian rupa sehingga sebagian besar penerangannya menggunakan cahaya alami dari luar yang masuk melewati kubah “kaca atap” raksasa.

Entah mengapa saat berada di dalam Masjid ini, saya benar-benar  merasakan suasananya yang sangat syahdu dan tenang. mungkin karena adanya suara air mancur yang bergemericik di dalamnya:)

Yesil Cami (Green Mosque)

Bangunan lainnya yang tidak kalah indahnya dari arsitektur Ottoman adalah Yešil Cami (Green Mousque) atau Masjid Hijau. Masjid tersebut dibangun dari tahun 1419-1421.

Mirip dengan Masjid Biru di Istanbul, yaitu dimana  Masjid Biru diberi nama sesuai dengan ubin mozaik biru yang digunakan di dalamnya, demikian halnya Masjid Hijau, yang juga memiliki ubin biru dan hijau sehingga dinamakan Masjid Hijau.

Meskipun Masjid terbesar di Bursa adalah Grand Mousque (Ulu Cami), namun menurut saya Masjid Hijau (Yešil Cami) adalah permata arsitekturnya, dalam arti arsitekturnya lebih indah.

Masjid Hijau ini juga merupakan salah satu Masjid terbaik di Turkey, keajaibannya tidak hanya dalam kesempurnaan bentuk dan dekorasinya, tetapi karena kedua elemen ini digabungkan menjadi karya seni yang harmonis.

Tour guide saya bercerita bahwa Masjid ini dibangun dari batu pasir dan dibalut dengan panel marmer, namun sebagian besar telah diganti pada abad kesembilan belas.

Desain bunga dan tulisan kaligrafi yang diukir dalam bingkai marmer dapat kita lihat pada pintu masuk dan jendelanya ,

Kecerahan, keharmonisan dan ketentraman di dalam Yešil Cami membuatnya begitu istimewa. I really felt so glad and blessed to be in such beautiful and peaceful place!

Yesil Turbe (Green Tomb)

Selain Ulu Cami dan Yesil Mousque, ada lagi Ikon yang menarik lainnya bagi saya pribadi yaitu Yesil Turbe (Green Tomb) atau Makam Hijau. Green Tomb adalah sebuah makam (mausoleum)  di mana Sultan Ottoman Mehmed I dimakamkan di tempat ini pada tahun 1421 atas perintah putra Sultan.

Yesil Turbe (Green Tomb)  ini juga telah menjadi simbol kota Bursa di Turkey. Dari literature yang pernah saya baca, Mausoleum ini dirancang oleh arsitek yang sama dengan yang merancang  Masjid Hijau (Green Mousque).
Namun tidak sama seperti halnya Masjid Hijau, Green Tomb memakai ubin keramik berwarna-warni di bagian eksterior maupun interiornya.

Di dalam Green Tomb, makam Sultan Mehmed I berada di tengah-tengah ruangannya. Makam tersebut dilapisi ubin keramik warna biru dan hijau yang indah, yang  dihiasi ayat-ayat Al-Quran. Tujuh makam lain di dekatnya adalah makam anak laki-laki dan perempuannya, dan juga makam seorang pengasuh anak.

 

Nah selesai sudah cerita  saya mengenai jalan-jalan ke Turkey. Bagi saya Turkey memang benar-benar menarik, karena bercerita tentang kejayaan Kerajaan Turki Ustmani  peradaban Islam.  Sebenarnya masih ada lagi hal menarik mengenai Turkey yang ingin saya tulis, yaitu tentang kuliner nya. Tapi mungkin akan saya tulis di artikel berikutnya. Baiklah , semoga artikel ini bermanfaat bagi temans yang ingin menjelajah Kota Istanbul dan Bursa ya… 🙂

ADD YOUR COMMENT

Pin It on Pinterest

Share This